Kalkulator Beban Generator dan Daya Motor
Perkirakan beban listrik tetap dan daya poros motor dari tegangan, arus, serta efisiensi Anda.
Rumus
DC: P = VI; 1 fase: P = VIPF; 3 fase: P = √3VIPF; poros = Pη/100
Tegangan (AC: RMS): 230 V · Arus (AC: RMS): 10 A · Beban listrik (kW) ≈ (230 V)×(10 A)×(0,8)÷1000 · Daya poros motor (kW) ≈ (1,84)×(90)÷100
Cara menggunakan
- Pilih DC, AC satu fase, atau tiga fase seimbang.
- Masukkan tegangan, arus, faktor daya, dan efisiensi motor.
- Baca beban listrik dan daya poros dalam kW.
Contoh
- 200 V, 10 A, PF 0,5 satu fase memberi beban 1 kW; efisiensi 90% memberi 0,9 kW pada poros.
Pertanyaan umum
Nilai AC mana yang dipakai?
Untuk AC sinusoidal gunakan RMS; tiga fase seimbang memakai tegangan antar fase dan arus saluran. PF diabaikan untuk DC.
Efisiensi mana yang dimasukkan?
Rasio daya poros terhadap masukan listrik motor, bukan efisiensi generator. Gunakan nilai pada beban operasi.
Apakah hasil memilih kapasitas generator?
Tidak. Lonjakan awal, cadangan, batas kVA, dan ketidakseimbangan beban perlu dinilai terpisah.
Sumber rujukan
Diperbarui: